Kita sebenarnya memilki hanya satu pikiran, tetapi pikiran kita memproses 2 karakateristik khusus. Hanya ada garis pembatas dari kedua karakteristik tersebut, seperti hal yang memisahkan pria dan wanita. 2 karakteristik dari pikiranmu memiliki fungsi yang berbeda dan bertolak belakang. Namun masing-masing saling membantu dengan terpisah dan cara & kekuatan yang berbeda-beda. Ada beberapa tatanama yang biasanya terpakai dari kedua pikiran ini, seperti pikiran subyektif & pikiran obyektif, pikiran sadar & alam bawah sadar, pikiran terbangun & pikiran tertidur, diri yang terluar & diri yang terdalam, pikiran secara tidak sengaja & sengaja, pria & wanita, dan masih banyak istilah yang lainnya. Hal ini tentunya mengarah ke dualitas.

Otak kita, umumnya memliki kondisi-kondisi tertentu pada saat-saat tertentu.

Gelombang Gamma

Memiliki frekuensi tertinggi, 40 Hz ke atas per detik, Meditasi dan praktek yoga mengasosiasikan frekuensi gelombang otak Gamma dengan keadaan kasih sayang yang murni. Para peneliti juga mempelajari frekuensi gelombang otak Gamma dikaitkan dengan rasa persepsi yang tinggi, pengolahan informasi, dan suasana hati.

Gelombang Beta

Memiliki frekuensi tertinggi berikutnya, antara 14 – 40 Hz per detik. Ini frekuensi gelombang otak yang dikaitkan dengan kegiatan kita sehari-hari secara normal. Gelombang beta membantu dalam berpikir logis, perhatian yang aktif dan analisis. Stres dan kecemasan sering dapat membuang frekuensi ke frekuensi gelombang otak yang lebih tinggi dari pada gelombang beta.

Gelombangn Alpha

Beroperasi antara 8 – 13 Hz per detik. Ini frekuensi gelombang otak yang terjadi selama kita bermimpi, berfantasi dan bervisualisasi.Gelombang alpha pada otak sering dikaitkan dengan keadaan sangat santai, dan dengan keadaan tak sadar juga saat meditasi.

Gelombang Theta

Beroperasi antara 4 – 8 Hz per detik. Theta dikaitkan dengan intuisi, dan memungkinkan kita untuk mengakses alam bawah sadar kita. Hal ini aktif selama  bermimpi dan meditasi yang sangat mendalam.Gelombang frekuensi ini juga dikaitkan dengan pemikiran kreatif, yang memungkinkan kita untuk memasuki keadaan jenius dalam diri kita.

Gelombang Delta

Memiliki frekuensi gelombang otak terendah antara 0,5 – 4 Hz per detik. Gelombang delta diproduksi selama tidur nyenyak.

Pikiran sadar & pikiran alam bawah sadar

Pikiran sadar :

Memori jangka pendek, kekuatan kehendak, pikiran rasional/analitis & perencanaan.

Memori Jangka Pendek

Pikiran sadar hanya bisa menyimpan memori jangka pendek, pikiran sadar hanya bisa mengingat apa yang kita lihat, kita dengar, kita bicarakan, karena semua yang kita ingat dalam pikiran sadar berdasarkan dari apa yang ke-5 indra kita tangkap ataupun dapatkan.

Kekuatan Kehendak

Kekuatan kehendak, kita melakukan semuanya, makan, minum, berolahraga, secara sadar, secara sadar kita menentukan kehendak dalam melakukan segala sesuatu, ketika kamu sedang belajar kamu melakukannya karena kamu ingin, ketika sedang makan, kamu melakukannya karena kamu lapar, saat kamu berfikir aku sepertinya “lapar”, maka sesaat kemudian kamu pasti akan makan, tidak melakukan aktivitas lain selain makan, karena kehendakmu menuntunmu secara sadar dalam melakukan dan menentukan sesuatu.

Pikiran Rasional & Analitis

Pikiran sadar kita adalah pikiran yang rasional. Kamu mempercayai apa yang kamu lihat saat itu juga, karena itu memang nyata dan bukan sebuah tipuan atau ilusi. Ketika kita menangkap atau mendapatkan sesuatu hal dari ke-5 indra kita secara langsung, maka secara sadar yang kita pkirkan terhadapnya adalah bahwa itu nyata, karena memang itu nyata, dan ada buktinya, “aku melihatnya dengan mataku sendiri”, “aku mendengarnya dengan telingaku sendiri”.

Pikiran sadar dikatakan juga sebagai pikiran yang analitis, apa yang kita amati, dapatkan, percaya, adalah hal yang sebelumnya kita sudah analisa dan buktikan, apakah itu nyata atau tidak, benar atau salah, jika memang benar maka kita akan mempersepsikannya benar, jika memang salah maka kita akan mempersepsikannya salah juga, karena kita secara sadar sudah menganalisa & membuktikannya.

Perencanaan

Perencanaan adalah hal-hal apa sajakah yang sudah kita pikirkan dan pertimbangkan secara sadar, yang nantinya akan kita laksanakan/lakukan. Ini sudah jelas dengan perencanaan, secara sadar yang kita lakukan sebelumnya adalah hasil dari apa yang telah kita analisa dan pertimbangkan.

Pikiran bawah sadar :

Memori jangka panjang, emosi dan perasaan, kreatifitas, imajinasi & jalan menuju kesadaran tertinggi.

Memori Jangka Panjang

Pikiran bawah sadar menyimpan memori jangka panjang, memori yang tidak terbatas, dan memori yang akan selalu tersimpan sampai kapanpun. Perbedaannya adalah pikiran bawah sadar kita mendapatkan suatu hal dan menyimpannya secara utuh, pikiran bawah sadar kita tidak bergantung kepada apa yang ke-5 indra kita dapatkan, namun pikiran ini akan mendapatkan apa yang secara langsung maupun idak langsung kita rasakan dalam hati dan emosi.

Kamu melihat salah seorang temanmu memberikan suatu hadiah untukmu, kamu mengatakan terima kasih kepadanya. 10 tahun kemudian kamu mungkin akan lupa wajah temanmu yang dulu memberimu hadiah, ya jika matamu yang melihat hadiahnya, pemberiannya. Tetapi apa yang terjadi ketika hadiahnya itu membuatmu sangat bahagia, senang,dan terkesan. Apakah 10 tahun kemudian kaetika kamu melihat hadiah dari temanmu yang dulu dia berikan kepadamu, kamu akan langsung bisa mengingatnya, “ketika memberikannya kepadaku”, “ketika aku menerimanya” dan “berterima kasih kepadanya”. Karena tahukah kamu sebenarnya kamu bukan menyimpan sebuah ingatan terhadap apa yang kamu lihat, tapi kamu menyimpan sebuah kenangan terhadap apa yang membuatmu bahagia.

Emosi & Perasaan

Ketika kamu melihat “penampilan” seseorang yang terlihat seperti brandalan, maka hal yang akan kamu pikirkan tentang dia pertama pasti bahwa dia adalah brandalan, “aku melihat seorang berandalan, karena aku yakin dia brandalan, terlihat penampilannya”. Tetapi sesaat kemudian ketika kamu melihat dengan matamu lagi dan merasakannya dengan emosi serta perasaan/hatimu terhadap apa yang dia lakukan/bicarakan, kamu berkata “wah ternyata persepsiku salah, ternyata dia sangat baik kepadaku, perkataannya sangatlah sopan sekali”.

Pikiran bawah sadar kita tidaklah secara sadar mempersepsikan sesuatu terhadap apa yang ke-5 indra kita dapatkan secara langsung, apa yang kita lihat belum tentu menjadi apa yang dapatkan. Pikiran bawah sadar melihat apa yang kamu persepsi dengan perasaan dan emosi apa yang kamu rasakan. Pikiran bawah sadar tidak terikat dan tidak peduli apakah yang kamu rasakan baik/buruk, jika itu memang buruk maka hal yang kamu dapatkan akan buruk, begitu juga sebaliknya.

Kreatifitas

Pikiran bawah sadarmu adalah pikiran yang amat sangat kreatif. Ketika kamu mendapatkan suatu hal yang membuatmu merasa itu memang baik untukmu, maka tidak tahu cara yang tentukan seperti apa, secara tidak langsung pikiran bawah sadarmu akan langsung mengirimkan hal-hal baik kedalam pikiran sadarmu. Maka secara sadar kamupun akan mendapatkan hal-hal baik, yang sebelumnya kamu anggap dan rasakan itu memang baik untukmu. Dia sangatlah kreatif, pikiran bawah sadar akan selalu mengirimkan hal-hal apapun yang secara sadar kamu rasa akan dapatkan, tergantung secara sadar hal apakah yang kamu rasakan, inginkan, butuhkan, hanya agak sedikit membutuhkan proses.

Imajinasi & Jalan menuju Kesadaran Tertinggi

Imajinasi, apa yang kamu imajinasikan ? kebahagiaan atau kesengsaraan ? Coba rasakan, ketika kita berimajinasi misalnya mengenai kebahagiaan dalam hidup kita, maka pasti saat kita berimajinasi akan timbul perasaan bahagia, kamu berimajinasi tentang kesuksesanmu dalam keuangan, maka kamu saat itu juga akan merasakan rasanya sukses dalam keuangan. Ini membuktikan bahwa pikiran bawah sadar mempunyai kemampuan membuat dan memproses perasaan yang kita alami secara langsung dan sadar. Kita merasakan kebahagiaan ketika kita ingin mendapatkan kebahagiaan, merasakan kesedihan ketika ingin mendapatkan kesedihan juga.

Pikiran bawah sadar tidaklah melihat, mendengar, berbicara, meraba, ataupun mencium sesuatu secara langsung, tapi pikiran bawah sadar menmfungsikan ke-5 indra kita untuk merasakan sesuatu, mempersepsikan sesuatu yang mendalam, dan membaca dengan gerak pikiran kita.

Pikiran bawah sadar adalah pikiran yang kreatif, pikiran yang ekspresif pikiran yang universal, dan satu dengan Sang sumber (Tuhan), pikiran bawah sadarmu adalah pikiran mampu mempersepsi segala sesuatu dengan universal atau melihat dengan perspektif Tuhan artinya melihat segala sesuatu tidak sebelah mata, tidaklah dari luarnya, tidaklah objektif, namun melihat secara subjektif, melihat dengan adil dan mempersepsikan sesuatu secara mendalam. Ini yang dimaksud mengapa pikiran bawah sadar disebut sebagai jalan menuju kesadaran tertinggi.

God Bless You & May Peace be with You

About these ads